Singaraja, 21 Juli 2025 – SMA Negeri 3 Singaraja resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (21/07). Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari hingga Jumat (25/07), dengan diikuti oleh 326 peserta didik baru yang dibagi ke dalam 10 peleton.
MPLS tahun ini mengusung konsep nasional “MPLS Ramah”, yang menekankan pendekatan humanis dan edukatif sesuai pedoman terbaru. Secara khusus, SMA Negeri 3 Singaraja mengangkat tema “The Crimson Compass”, yang bermakna Kompas Merah sebagai simbol arah keberanian dan semangat petualangan dalam menuntut ilmu.
Dengan slogan “Arahkan Kompas, Temukan Karakter Emas!”, MPLS diharapkan menjadi pondasi awal bagi peserta didik baru untuk menumbuhkan karakter pemberani dan jiwa petualang dalam mengejar cita-cita. Sosok Kapten Arlo, maskot MPLS berupa bajak laut ceria, bijak, dan penuh semangat, akan mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Acara pembukaan diawali dengan pemotongan pita MPLS dan pemukulan gong oleh Kepala SMA Negeri 3 Singaraja, Dr. I Putu Eka Wilantara, M.Pd., sebagai simbol resmi dimulainya rangkaian MPLS 2025. Kegiatan pembukaan ini juga dihadiri oleh Lurah Kelurahan Penarukan, Komite SMA Negeri 3 Singaraja, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan yang turut mendampingi jalannya acara.





Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan bahwa MPLS adalah gerbang awal pembentukan karakter dan budaya positif di sekolah. “MPLS tahun ini bukan sekadar perkenalan, tetapi juga momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, keberanian, disiplin, dan rasa hormat. Dengan tema ‘The Crimson Compass’, saya berharap kalian semua berani mengarahkan kompas ke arah impian kalian, berpetualang menaklukkan ilmu pengetahuan tanpa rasa takut, dan menemukan karakter emas di dalam diri kalian masing-masing,” tegasnya.
Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Panitia MPLS, I Made Samitha Putra, S.Pd., dalam sambutannya juga menegaskan makna tema MPLS kali ini. “Tema ‘The Crimson Compass’ adalah ajakan bagi seluruh peserta untuk berani menjelajah, mencoba hal baru, dan pantang menyerah dalam proses belajar. Kompas Merah ini menjadi simbol bahwa setiap langkah harus punya arah yang jelas, dan arah itu adalah karakter emas yang kita bentuk bersama di Smantiara,” ungkapnya.
Selama lima hari, peserta MPLS akan mengikuti berbagai kegiatan edukatif, mulai dari tur sekolah, pengenalan guru dan tenaga kependidikan, penguatan literasi digital, pengenalan kurikulum, bahaya judi online, bakti sosial, literasi numerasi, hingga penayangan video pengenalan ekstrakurikuler. Sebagai puncak simbolik, siswa baru akan mengikuti prosesi Upanayana pada hari terakhir, sebelum MPLS resmi ditutup dengan upacara penutupan dan pengarahan akhir.
Pendanaan MPLS 2025 ini didukung oleh Dana BOS dan kontribusi masyarakat, sehingga diharapkan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, mendidik, dan tetap menjaga semangat kebersamaan.
Dengan semangat Kapten Arlo, SMA Negeri 3 Singaraja berharap seluruh peserta MPLS mampu mengarahkan kompasnya ke tujuan yang tepat, menemukan jati diri, serta tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Humas SMA Negeri 3 Singaraja

No responses yet